.

Selasa, 20 Agustus 2013

Nabi dan Pendidikan Anak

Praktik pendidikan Nabi Muhammad SAW pada anak-anak dapat di gambarkan di bawah ini:

1. Rasulullah senang bermain-main (menghibur) dengan anak-anak dan kadang-kadang beliau memangku mereka. Beliau menyuruh Abdullah, Ubaidillah, dan lain-lain dari putra-putra pamannya Al-Abbas r.a. untuk berbaris lalu berkata, “ Siapa yang terlebih dahulu sampai kepadaku akan aku beri sesuatu (hadiah).”merekapun berlomba-lomba menuju beliau, kemudian duduk di pangkuannya lalu Rasulullah menciumi mereka dan memeluknya.

2. Ketika ja’far bin Abu Tholib r.a, terbunuh dalam peperangan mut’ah, Nabi Muhammad SAW, sangat sedih. Beliau segera datang ke rumah ja’far dan menjumpai isterinya Asma bin Umais, yang sedang membuat roti, memandikan anak-anaknya dan memakaikan bajunya. Beliau berkata, “Suruh kemarilah anak-anak ja’far. Ketika mereka datang, beliau menciuminya. Sambil meneteskan air mata. Asma bertanya kepada beliau karena telah mengetahui ada musibah yang menimpanya.

3. “Wahai rasulullah, apa gerangan yang menyebabkan anda menangis? Apakah sudah ada berita yang sampai kepada anda mengenai suamiku Ja’far dan kawan-kawanya?” Beliau menjawab, “Ya benar, mereka hari di timpa musibah.” Air mata beliau mengalir dengan deras. Asma pun menjerit sehingga orang-orng perempuan berkumpul mengerumuninya. Kemudian Nabi Muhammad SAW. kembali kepada keluarganya dan beliau bersabda, “janganlah kalian melupakan keluarga ja’far, buatlah makanan untuk mereka, kerena sesungguhnya mereka sedang sibuk menghadapi musibah kematian ja’far.”

4. Ketika Rasulullah melihat anak Zaid menghampirinya, beliau memegang kedua bahunya kemudian menagis. Sebagian sahabat merasa heran karena beliau menangisi orang yang mati syahid di peperangan Mut’ah. Lalu Nabi Muhammad SAW. pun menjelaskan kepada mereka bahwa sesungguhnya ini adalah air mata seorang kawan yang kehilangan kawannya.

5. Al-Aqraa bin harits melihat Nabi Muhammad SAW. mencium Al-Hasan r.a. lalu berkata, “Wahai Rasulullah, aku mempunyai sepuluh orang anak, tetapi aku belum pernah mencium mereka.” Rasulullah bersabda, “Aku tidak akan mengangkat engkau sebagai seorang pemimpin apabila Allah telah mencabut rasa kasih sayang dari hatimu. Barang siapa yang tidak memiliki rasa kasih sayang, niscaya dia tidak akan di sayangi.”

6. Seorang anak kecil dibawa kepada Nabi Muhammad SAW. supaya di doakan dimohonkan berkah dan di beri nama. Anak-anak tersebut di pangku oleh beliau. Tiba-tiba anak itu kencing, lalu orang-orang yang melihatnya berteriak. Beliau berkata, “jangan di putuskan anak yang sedang kencing, biarkanlah dia sampai selesai dahulu kencingnya.”

Beliau pun berdoa dan memberi nama, kemudian membisiki orang tuanya supaya jangan mempunyai perasaan bahwa beliau tidak senang terkena air kencing anaknya. Ketika mereka telah pergi, beliau mencuci sendiri pakaian yang terkena kencing tadi.

7. Ummu Kholid binti kho'id bin sa’ad Al-Amawiyah berkata, “Aku beserta ayahku menghadap Rasululloh dan aku memakai baju kurung (gamis) berwarna kuning. Ketika aku bermain-main dengan cincin Nabi Muhammad SAW. ayahku membentakku, maka beliau berkata, “Biarkanlah dia.” Kemudian beliau pun berkata kepadaku, “bermainlah sepuas hatimu, Nak!

8. Dari Anas, diriwayatkan bahwa Nabi Muhammad SAW. selalu bergaul dengan kami. Beliau berkata kepada saudara lelakiku yang kecil, “Wahai Abu Umair, mengerjakan apa si nugair (nama burung kecil).”

9. Nabi Muhammad SAW. melakukan shalat, sedangkan Umamah binti zainab di letakkan di leher beliau. Di kala beliau sujud, Umamah tersebut di letakkanya dan bila berdiri di letakkan lagi dil leher beliau. Umamah adalah anak kecil dari Abu Ash bin Rabigh bin Abdusysyam .

10. Riwayat yang lebih masyhur menyebutkan, Rasulullah pernah lama sekali sujud. dalam shalatnya, maka salah seorang sahabat bertanya,” Wahai Rasulullah, sesungguhnya anda lama sekali sujud, hingga kami mengira ada sesuatu kejadian atau anda sedang menerima wahyu. Nabi Muhammad SAW, menjawab, “Tidak ada apa-apa, tetaplah aku di tunggangi oleh cucuku, maka aku tidak mau tergesah-gesah sampai dia puas.” Adapun anak yang di maksud ialah Al-Hasan atau Al-Husain Radhiyallahu Anhuma

11. Ketika Nabi Muhammad SAW. melewati rumah putrinya, yaitu sayyidah fatimah r.a., beliau mendengar Al-Husain sedang menangis, maka beliau berkata kepada Fatimah, “Apakah engkau belum mengerti bahwa menangisnya anak itu menggangguku.” Lalu beliau memangku Al-Husain di atas lehernya dan berkata, Ya Allah, sesungguhnya aku cinta kepadanya, maka cintailah dia.

Ketika Rasulullah SAW. sedang berada di atas mimbar, Al-Hasan tergelincir. Lalu beliau turun dari mimbar dan membawa anak tersebut.

12. Nabi Muhammad SAW. sering bermain-main dngan Zainab binti Ummu Salamah r.a. beliau memanggilnya, “Hai Zuwainib, hai Zuwainib berulang-rulang.”

13. Nabi Muhammad SAW. sering berkunjung ke rumah para sahabat Anshar dan memberi salam pada anak-anaknya serta mengusap kepala mereka.

14. Diriwayatkan, pada suatu hari raya Rasulullah SAW. keluar rumah untuk menunaikan shalat ID. Di tengah jalan, beliau melihat banyak anak kecil sedang berman dengan gembira sambil tertawa-tawa. Mereka mengenakan baju baru, sandal mereka pun tampak mengkilap. Tiba-tiba pandangan beliau tertuju pada salah seorang yang sedang duduk menyendiri dan sedang menangis tersedu-sedu. Bajunya kompang-kamping dan kakinya tiada bersandal. Rasulullah SAW, pun mendekatinya , lalu di usap-usap anak itu mendekapya ke dadabeliau seraya bertanya, “mengapa kau menangis, Nak .” Anak itu hanya menjawab, “biarkanlah aku sendiri.” Anak itu belum tahu bahwa orang yang ada di hadapannya itu adalah Rasulullah SAW. yang terkenal sebagai pengasih. “Ayahku mati dalam suatu pertempuran bersama Nabi,” lanjut anak itu.

“Lalu ibuku kawin lagi. Hartaku habis di makan suami ibuku, lalu aku di usir dari rumahnya. Sekarang, aku tak mempunyai baju baru dan makanan yang enak. Aku sedih meihat kawan-kawanku bermain dengan riangnya itu.”

Baginda Rasulullah SAW. lantas membimbing anak tersebut seraya menghiburnya, “Sukakah kamu bila aku menjadi bapakmu, Fatimah menjadi kakakmu, Aisyah menjadi ibumu, Ali sebagai pamanmu, Hasan dan Husain menjadi saudaramu?” Anak itu segera tahu dengan siapa ia berbicara. Maka langsung ia berkata, “mengapa aku tak suka, ya Rasulullah?” kemudian, Rasulullah SAW, pun membawa anak itu ke rumah beliau, dan di berinya pakaian yang paling indah, memandikannya, dan memberinya perhiasan agar ia tampak lebih gagah, lalu mengajak makan.

Sesudah itu, anak itu pun keluar bermain dengan kawan-kawannya yang lain, sambil tertawa-tawa sambil kegirangan. Melihat perubahan pada anak itu, kawan-kawannya merasa heran lalu bertanya, “Tadi kamu menagis, mengapa sekarang bergembira?” jawab anak itu, tadi aku kelaparan, sekarang sudah kenyang. Tadi aku tak mempunyai pakaian, sekarang aku mempunyainya, tadi aku tak punya bapak, sekarang bapakku Rasulullah dan ibuku Aisyah.” Anak-anak lain bergumam, Wah, andaikan bapak kita mati dalam perang.” Hari-hari berikutnya, anak itu tetap di pelihara, oleh Rasulullah SAW. hingga beliau wafat

Defri M AL 2011

Robot Karya Anak Bangsa
Seiring pembangunan dan peningkatan teknologi di Indonesia, perkembangan teknologi robotika hasil karya anak bangsa pun meningkat tajam. Salah satu institusi pendidikan tinggi yang turut serta mengembangkan teknologi robot adalah Politeknik Elektronika Negeri Surabaya. Institusi yang telah berdiri sejak tahun 1988 ini telah melahirkan berbagai prestasi di bidang robotika sejak tahun ke-3 pendiriannya, yakni 1991.

Diawali dari robot Bima X-1 yang menerima penghargaan Best Idea pada NHK Robot Contest yang diselenggarakan di Negeri Sakura, Jepang. Ada sebuah kisah menarik dibalik pencapaian PENS yang kala itu masih bernama PET-ITS. Awalnya PENS diundang oleh NHK (Nippon Hooso Kyokai) utnuk berlaga pada di NHK Robocon 1991. Berbagai upaya keras dan riset ditempuh untuk mempersiapkan diri menghadapi kontes Robocon tersebut. Pada akhirnya, PENS yang kala itu disebut Surabaya Koosen (Politeknik Surabaya, tanpa menyebutkan Negara asal) mampu mengalahkan tim dari Kyoto, namun harus tumbang pada pertandingan berikutnya. Di akhir pertandingan, PENS mendapat penghargaan best design karena posisi robot yang semula tiarap, mempu berubah menjadi tinggi saat menarik pantografnya. Penghargaan tersebut sangat membanggakan, terutama bagi bangsa Indonesia kala itu, karena nilainya yang hampir sama besar dengan juara utama.
Setelah keberhasilan tersebut, tim robotika Politeknik Elektronika Negeri Surabaya terus berbenah untuk menghadapi perlombaan-perlombaan robotika baik skala dalam negeri maupun luar negeri. Salah satu pencapaian hebat hasil karya anak bangsa ini adalah Robot B-Cak PENS mendapatkan penghargaan pertama pada NHK Robot Contest di Jepang pada tahun 2001. Robot ini mampu mengalahkan pesaingnya dari Kyoto University, Tokyo University (keduanya dari Jepang), UCLA Davis (AS), Universitas Quensland (Australia), Tsing Hua University (China), dan Rachamonkorn University (Thailand).
Setelah prestasi gemilang tersebut, lahirlah robot-robot generasi penerusnya yakni Mio-rEi, D4=S1, Jump=Be, G-Rush, Depth4, dan berbagai robot lainnya yang mampu menjadi juara pertama kontes robot Indonesia, bahkan beberapa diantaranya berhasil menerima award Internasional pada saat mewakili bangsa Indonesia.
Robot D4=S1 hasil karya anak bangsa saat berlaga Robot JUMP-BE saat berlaga di KRI Robot DEPTH4 PENS Mio-rEi saat berlaga di Dome UMM, Malang
Robot Iron Fire 1, buatan anak bangsa UGMSelain robot-robot hebat karya mahasiswa PENS, juga terdapat robot-robot canggih lain yang lahir dari UKM. Ya, benar, dari UKM atau Unit Kegiatan Mahasiswa dan bukan dari jurusan. Adalah dari Universitas Gajah Mada Yogyakarta yang mampu melahirkan robot-robot canggih dari UKM, dan mampu meraih pemenang 18th Trinity College Fire Fighting Home Robot Contest di Hatrford, Connecticut, Amerika Serikat (AS).
Robot buatan Institut Teknologi Bandung atau ITB pun tak kalah. Mereka juga mempu merebut juara pertama dan kedua kontes robot internasional The 18th Trinity College Fire Fighting Robot Contest 2011 di Hartford, Connecticut, Amerika Serikat pada kategori robot cerdas berkaki. Tim robot ITB jauh mengungguli peserta dari negara-negara lain. Robot Yaqut ITB dan robot Zarqun mampu menyelesaikan misi yang diberikan dan mampu mencatat waktu lebih cepat 48 kali daripada peserta pada predikat dibawahnya. Sehingga sekali lagi robot karya anak bangsa berprestasi dan memborong juara pertama dan kedua.
Robot karya ITB yang menjadi Juara
Tidak hanya anak bangsa yang menimba ilmu di negeri sendiri, anak bangsa yang menimba ilmu di negeri orang pun juga membuat prestasi yang mengagumkan di bidang teknologi robotika. Salah satunya adalah Subchan, pria yang kini menjadi peneliti di Cranfield University, Inggris ini bersama tim Stellar mengembangkan robot Saturn yang merupakan robot yang didesain khusus untuk keperluan militer. Robot ini berhasil memenangkan Minister of Deffense (MoD) Grand Challenge yang merupakan acara bergengsi robot militer. Bahkan, Kementrian Pertahanan Inggris, sebagai penyelenggara even tersebut berminat untuk mengembangkan robot Saturn dan berbagai piranti lain ciptaan timnya

Mengatasi Rasa Malas

Tips Mengatasi Rasa Malas Bekerja ~ Rasa Malas bisa menginggap ke diri siapa saja, termasuk saya ini, uda beberapa minggu ini saya males sekali bekerja.. kerjaan saya tiap hari cuma Facebook kan saja!!! heheheheeee... Nah buat Anda yang ingin tahu bagaimana cara mengatasi rasa malas disaat melakukan aktifitas bekerja, Disini admin mau berbagi Tips Mengatasi Rasa Malas Bekerja.

Tips Mengatasi Rasa Malas Bekerja

Oke berikut ini ada beberapa Trik dan Tips Mengatasi Rasa Malas Bekerja yang dialami oleh banyak orang termasuk saya juga :D.

1. Kamu Harus Membuat Tujuan Hidup Kamu
Orang yang malas biasanya tidak memiliki motivasi untuk berkembang ke arah kehidupan yang lebih baik. Sementara orang yang tidak memiliki motivasi biasanya tidak memiliki tujuan-tujuan hidup yang pantas dan layak untuk diraih. Dan orang yang tidak memiliki tujuan-tujuan hidup, biasanya sangat jarang bahkan mungkin tidak pernah menuliskan resolusi atau komitmen-komitmen pencapaian hidup.

Di sinilah pangkal persoalannya. Tanpa tujuan, resolusi, atau komitmen-komitmen pencapaian hidup, maka seseorang hanya bergerak secara naluriah dan sangat rentan diombang-ambingkan situasi di sekelilingnya. Posisi seperti ini membuatnya menjadi pasif, menunggu, tergantung pada situasi, dan cenderung menyerah pada nasib. Dalam keadaan seperti ini, tidak akan ada motivasi untuk meraih atau mencapai sesuatu. Tidak adanya sumber-sumber motivasi hidup menyebabkan kemalasan.

Supaya motivasi muncul, seseorang harus berani memutuskan tujuan- tujuan hidupnya. Menurut Andrias Harefa dalam bukunya Agenda Refleksi dan Tindakan Untuk Hidup Yang Lebih Baik (GPU, 2004), dia harus membuat komitmen atas apa saja yang ingin diselesaikan, dicapai, dimiliki, dilakukan, dan dinikmati (disingkat secamilanik). Contoh komitmen; “pada ulang tahun yang ke.. saya sudah harus menyelesaikan buku yang saya tulis, meraih promosi pekerjaan, mencapai gelar S-3, memiliki rumah dan mobil, melakukan sejumlah kunjungan ke mancanegara, dan menikmati kebahagiaan bersama keluarga.”

2. Mengasah Kemampuan Yang Ada Di Dalam Diri Kamu
Orang yang memiliki tujuan-tujuan hidup yang pasti, membuat resolusi dan komitmen-komitmen pencapaian biasanya memiliki motivasi tinggi. Tetapi tujuan yang samar-samar jelas tidak memberikan dampak motivasional yang signifikan. Nah, akan lebih baik lagi jika tujuan- tujuan dilengkapi dengan aktivitas-aktivitas pembelajaran, seperti mencari cara-cara yang efisien dan efektif untuk mencapai tujuan- tujuan tersebut. Kita juga perlu sekali mengasah kemampuan atau ketrampilan-ketrampilan supaya langkah-langkah yang diambil itu akan membawa kita pada pencapaian tujuan secara efektif dan efisien.

Contoh; jika pada tahun yang sudah ditargetkan kita ingin menjadi konsultan, maka sejak sekarang aktivitas-aktivitas kita sudah harus difokuskan ke arah tujuan tersebut. Kita harus terus mengasah kemampuan mendiagnosa masalah, menemukan penyebab, menganalisis, mengkomunikasikan gagasan, menawarkan solusi, dan memperbaiki kemampuan presentasi.

Jika aktivitas-aktivitas pembelajaran itu dilakukan secara konsisten dan dengan komitmen sepenuhnya, maka kita telah berada di jalur yang benar. Aktivitas-aktivitas pembelajaran akan menempatkan kita pada posisi dan lingkungan yang dinamis. Kemampuan kita dalam menghadapi dan menyelesaikan masalah juga akan meningkat. Dengan sendirinya ini akan semakin memperkuat rasa percaya diri kita, menebalkan komitmen pencapaian tujuan, dan tentu saja menumbuhkan semangat.

Sebaliknya, jika kita sama sekali menolak aktivitas-aktivitas pembelajaran, komitmen akan semakin melemah, semangat turun, dan kemalasan akan datang dengan cepat. Pada titik ini, tujuan-tujuan, resolusi atau komitmen yang sudah kita buat sudah tidak memiliki arti lagi. Sayang sekali.

3. Melakukan Pergaulan Yang Dinamis Dan Sehat
Para pemenang berkumpul dengan sesama pemenang, sementara para pecundang cenderung berkumpul dengan sesama pecundang. Ungkapan tersebut mengandung kebenaran. Sulit sekali bagi seorang pemalas untuk hidup di lingkungan para pemenang. Sulit bagi orang malas untuk berada secara nyaman di tengah-tengah orang yang sangat optimis, sibuk, giat bekerja, dan bersemangat mengejar prestasi. Demikian sebaliknya. Sulit sekali bagi para high achiever untuk betah berlama- lama dengan para orang malas dan pesimistik.

Situasi atau lingkungan di mana kita berada sungguh ada pengaruhnya. Orang yang mulai dihinggapi rasa malas sangat dianjurkan agar menjauhi mereka yang juga mulai diserang kebosanan, putus asa, rasa enggan, apalagi negative thinking. Sepintas, berkeluh kesah dengan mereka dengan orang-orang seperti itu dapat melegakan hati. Ada semacam rasa pelepasan dari belenggu psikologis. Walau demikian, dalam situasi malas sedang menyerang, mendekati orang-orang yang sedang down sama sekali tidak menolong satu sama lain. Rasa malas dan kebuntuan justru bisa tambah menjadi-jadi. Ini bisa menjerumuskan masing-masing pihak pada pesimisme, keputusasaan, dan kemalasan total.

Jika rasa malas mulai menyerbu kita, jangan berlama-lama duduk berdiam diri. Cara paling ampuh menghilangkan kemalasan adalah bangkit berdiri dan menghampiri orang-orang yang sedang tekun dan bersemangat melakukan sesuatu. Dekati mereka yang sedang bekerja keras untuk meraih impian-impiannya. Manusia-manusia optimis, self- motivated, punya ambisi, positive thinking, dan memiliki tujuan hidup pasti, umumnya memancarkan aura positif kepada apa pun dan siapa pun di sekelilingnya. Pancaran optimisme dan semangat itulah yang bisa menginspirasi orang lain, bahkan menularkan semangat yang sama sehingga orang lain jadi ikut tergerak.

4. Usahakan Diri Kamu Melakukan Disiplin
Ada sebuah ungkapan yang sangat dalam maknanya dari Andrie Wongso, Motivator No.1 Indonesia, yang bunyinya; “Jika kita lunak di dalam, maka dunia luar akan keras kepada kita. Tapi jika kita keras di dalam, maka dunia luar akan lunak kepada kita”. Kata-kata mutiara yang luar biasa ini menegaskan, bahwa jika kita mau bersikap keras pada diri sendiri, dalam arti menempa rasa disiplin dalam berbagai hal, maka banyak hal akan bisa kita kerjakan dengan baik. Sikap keras pada diri sendiri atau disiplin itulah yang umumnya membawa kesuksesan bagi karir para olah ragawan dan pekerja profesional yang memang menuntut sikap disiplin dalam banyak hal. Bayangkan, bagaimana seorang atlet bisa menjadi juara jika dia tidak disiplin berlatih? Bagaimana mungkin ada pekerja profesional yang bagus karirnya jika dia sering mangkir atau bolos kerja?

Sebaliknya, jika kita terlalu lunak atau memanjakan diri sendiri, memelihara kemalasan, mentolerir kinerja buruk, tidak merasa bersalah jika lalai atau gagal dalam tugas, maka dunia luar akan sangat tidak bersahabat. Olahragawan yang manja pasti tidak akan pernah jadi juara. Seorang sales yang malas tidak akan pernah besar penjualannya. Seorang konsultan yang menolerir kinerja buruk pasti ditinggalkan kliennya. Dan pekerja yang tidak disiplin pasti mudah jadi sasaran PHK. Jika kita lunak pada diri sendiri, maka dunia akan keras pada kita.

Rasa malas jelas merugikan. Obat mujarabnya adalah menumbuhkan kebiasaan mendisiplinkan diri dan menjaga kebiasaan positif tersebut.

Sekalipun seseorang memiliki cita-cita atau impian yang besar, jika kemalasannya mudah muncul, maka cita-cita atau impian besar itu akan tetap tinggal di alam impian. Jadi, kalau kamu ingin sukses, jangan mempermudah munculnya rasa malas.

Buat Anda Para Honorer

sebagaimana yang telah saya berikan contoh perjanjian untuk tenaga honorer di suatu instansi, mari analisa apa saja dasar-dasar hukum dalam pembuatan Perjanjian Kerja tenaga honorer.
secara umum Perjanjian kerja sudah diatur di dalam UU No 13 /2003 tentang perburuhan yaitu di pasal 1 angka 14 :

Buat yang bosan Jadi Sukwan



Jakarta - Setiap pengusaha pasti ingin memperoleh pendapatan hingga jutaan dolar Amerika Serikat (AS), atau miliaran rupiah dalam 5 tahun bisnisnya berjalan. Apa saja tips-tips penting untuk menggapai hal tersebut?

Senin, 19 Agustus 2013

Metode Mendidik

Menurut Ustaz M Ihsan Tanjung, sedikitnya tiga tahap pendidikan anak dalam Islam. Pertama tahap bermain, dimulai dari usia 0 sampai kira-kira 7 tahun. Kedua tahap penanaman adab atau disiplin, dari 7 - 14 tahun. Ketiga tahap persahabatan, yakni saat anak berusia 14 tahun ke atas. Tahap yang terakhir ini dapat digolongkan sebagai remaja. Di usia seperti ini, mereka perlu didekati dengan pendekatan dan menjadikan anak sebagai sahabat.
Secara garis besar, jelas Ihsan, ada 5 macam metode pendidikan dalam Islam. Yakni, melalui keteladanan, pembiasaan, pemberian nasihat atau pengarahan, melalui mekanisme kontrol, dan melalui hukuman sebagai pengamanan terhadap hasil-hasil proses pendidikan tersebut. Dari kelima metode tersebut, yang paling penting adalah keteladanan meskipun tidak boleh meninggalkan satu pun dari lima metode tersebut.
Di era sekarang ini, menurut Ihsan, kebaikan bertaburan di mana-mana, sebagaimana juga kejahatan bertaburan di mana-mana. Karena itu, anak harus diarahkan. `'Kita harus mendidik anak-anak dengan kemandirian,'' tuturnya

Bahagia Sebenarnya

Ibnu Abbas ra adalah salah seorang sahabat Nabi SAW yang terkenal dengan gelaran Turjumaanul Qur’an (orang yang paling ahli dalam menterjemahkan Al-Quran). Beliauh sangat telaten dalam menjaga dan melayani Rasulullah SAW.
Beliau pernah secara khusus didoakan Rasulullah SAW, maka pada usia 9 tahun Ibnu Abbas telah hafal Al Quran dan telah menjadi imam di masjid. Beliau pernah didoakan Nabi dua kali, saat didakap beliau dan saat beliau  melayani Rasulullah dengan
mengambil air sembahyang. Rasul berdoa,” Ya Allah pahamkanlah (faqihkanlah) ia.” (HR. Muslim).
Sejak kecil Ibnu Abbas sudah menunjukkan kecerdasan dan semangatnya dalam menuntut ilmu. Sepeninggal wafat Nabi, ghiroh Ibnu Abbas menuntut ilmu tak menjadi surut.
Tanpa bosan beliau  mendatangi satu per satu sahabat untuk sekadar bertanya aku berbagai perkara yang belum diketahuinya. Alhasil, dalam masa yang singkat Ibnu Abbas digelar sebagai faqih al ashr (faqih di masanya) dan imam al mufassirin (penghulu ahli tafsir).
Ibnu Abbas juga berjuluk al bahr (lautan ilmu). Seiring perjalanan waktu, penglihatan Ibnu Abbas mulai berkurang hingga ia wafat di kota Thaif. Musnad Abdullah Ibnu Abbas mencapai 1.660 hadis. 75 hadis diantaranya disepakati oleh Bukhari dan Muslim (Muttafaq ‘alaihi). Bukhari meriwayatkan 120 hadis sedang Muslim sebanyak 9 hadis.
Suatu hari ia ditanya oleh para Tabi’in (generasi selepas para Sahabat) mengenai apa yang dimaksudkan dengan kebahagiaan dunia. Ibnu Abbas menjawab bahawa ada 7 (tujuh) indikator kebahagiaan dunia, iaitu:
Pertama, Hati yang selalu bersyukur.
Ertinya selalu menerima apa yang telah Allah SWT berikan dengan ikhlas apapun bentuknya. Agar dapat selalu bersyukur, maka mestilah kita memahami ayat. “Sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang beriman.” (QS. Al Mu’minun, 23: 1)
Mengapa beruntung?. Kerana setiap peristiwa apapun itu yang ditimpakan oleh Allah terhadap hambanya yang beriman adalah sebuah keberuntungan bagi dirinya. Apapun bentuknya. Tetapi kuncinya jika hambanya ikhlas. Ikhlas dalam erti memurnikan. Ilustrasinya jika dia diberikan kesenangan, orang yang beriman akan ikhlas dan bersyukur dengan memuji Allah, berdoa serta membahagikan rezeki, kesenangan atau nikmatnya kepada hamba-hamba yang lain.
“Dan terhadap nikmat Tuhanmu, maka hendaklah kamu sebarkan. (QS. Ad Dhuha, 93: 11) Kerana itu Allah pun akan menambah rezekinya bagi orang-orang yang pandai bersyukur. “Dan (ingatlah), tatkala Tuhanmu memaklumkan;” Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmatku), maka sesungguhnya azab KU sangatlah pedih. “(QS. Ibrahim, 14: 7) Dan jika Allah menimpakan musibah kepadanya, maka mereka bersimpuh, berdoa memohon kepadaNYA agar musibah tersebut menjadi penghapus dosa-dosanya, serta menjadikan mereka hamba-hamba yang selalu mengingati Allah.
Dalam hadis yang diriwayatkan oleh Imam Muslim (sahih muslim no. 4673) dinyatakan bahawa: Rasulullah bersabda “janganlah kamu terlalu bersedih & tetaplah berbuat kebaikan kerana dalam setiap musibah yang menimpa seorang muslim terdapat penghapusan dosa bahkan bencana kecil yg menimpanya atau kerana sebuah duri yg menusuknya . “
Memiliki jiwa syukur bererti selalu menerima apa adanya (qona’ah), sehingga tidak ada cita-cita yang berlebihan, tidak ada stress, inilah nikmat bagi hati yang selalu bersyukur. berbahagialah orang yang pandai bersyukur!
Kedua, pasangan hidup yang soleh.
Pasangan hidup yang soleh akan menciptakan suasana rumah dan keluarga yang soleh pula. Di akhirat kelak seorang suami (sebagai imam keluarga) akan diminta pertanggungjawaban dalam mengajak isteri dan anaknya kepada kesholehan. Berbahagialah menjadi seorang isteri bila memiliki suami yang soleh, yang pasti akan bekerja keras untuk mengajak isteri dan anaknya menjadi muslim yang soleh.
sebaliknya pula seorang isteri yang solehah, akan mempunyai kesabaran dan keikhlasan yang luar biasa dalam melayani suami dan anak-anaknya. Pasangan hidup yang soleh. ia menciptakan suasana rumah teduh dan menurunkan keluarga yang soleh pula. indah dan mententeramkan. para penyelidik membuktikan, kesolehan (inner beauty) adalah 2/3 faktor penentu kebahagiaan hidup, sedangkan kecantikan atau ketampanan dan kekayaan hanyalah 1/3 darinya. Maka berbahagialah menjadi seorang suami / isteri yang mempunyai seorang suami / isteri yang solehah.
Ketiga, anak yang soleh.
Rasulullah saw bersabda: “Apabila seorang anak Adam mati, maka terputuslah semua amalnya kecuali dari tiga perkara: sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat atau anak soleh yang selalu mendoakannya.” (HR. Muslim)
Apabila Rasulullah SAW tawaf. Rasulullah bertemu dengan seorang anak muda yang pundaknya lecet-lecet. Setelah selesai tawaf Rasul bertanya kepada anak muda itu: “Kenapa bahumu itu?” Jawab anak muda itu: “Ya Rasulullah, saya dari Yaman, saya mempunyai seorang ibu yang sudah uzur. Saya sangat mencintai dia dan saya tidak pernah melepaskan dia.
Saya melepaskan ibu saya hanya ketika buang hajat, ketika solat, atau ketika berehat, selain itu selebihnya saya selalu menggendongnya “. Lalu anak muda itu bertanya: “Ya Rasulullah, apakah aku sudah termasuk ke dalam orang yang sudah berbakti kepada orang tua?”
Nabi SAW sambil memeluk anak muda itu dan mengatakan: “Sungguh Allah redha kepadamu, kamu anak yang soleh, anak yang berbakti, tapi anakku ketahuilah, cinta orang tuamu tidak akan terbalaskan olehmu”. Dari hadis tersebut kita mendapat gambaran bahawa amal ibadah kita ternyata tidak cukup untuk membalas cinta dan kebaikan orang tua kita, namun sekurang-kurangnya kita boleh bermula dengan menjadi anak yang soleh, di mana doa anak yang soleh kepada orang tuanya dijamin dikabulkan Allah. Berbahagialah kita bila mempunyai anak yang soleh.
Keempat, persekitaran yang kondusif untuk iman kita.
“Wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah, dan hendaklah kamu bersama orang-orang yang benar (jujur).” (QS. At-Taubah, 9: 119)
Nabi SAW juga mengajarkan kepada kita agar bersahabat dengan orang yang dapat memberikan kebaikan dan sering menasihati kita.â € ¨ “Seseorang yang duduk (berteman) dengan orang soleh dan orang yang buruk adalah bagaikan berteman dengan pemilik minyak kasturi dan tukang besi. Jika engkau tidak dihadiahkan minyak misk olehnya, engkau boleh membeli darinya atau sekurang-kurangnya dapat harumnya. Adapun berteman dengan pandai besi, jika engkau tidak mendapati badan atau pakaian hangus terbakar, minimal engkau dapat baunya yang tidak enak. “(HR. Bukhari) â € ¨ â € ¨
Ibnul Qayyim mengisahkan, “Kami (murid-murid Ibnu Taimiyyah), jika kami ditimpa perasaan gundah gulana atau muncul dalam diri kami prasangka-prasangka buruk atau ketika kami merasakan sempit dalam menjalani hidup, kami akan mendatangi Ibnu Taimiyah untuk meminta nasihat.
Maka dengan hanya memandang wajah beliau dan mendengar nasihat beliau serta merta hilang semua kegundahan yang kami rasakan dan berganti dengan perasaan lapang, tegar, yakin dan tenang. Â € ¨ â € ¨ Itulah pentingnya bergaul dengan orang-orang soleh, dapat kembali membangkitkan semangat keimanan sehingga kita pun boleh menularkan nuansa kebaikan kepada lingkungan sekitar kita.
Kelima, harta yang halal.
Harta yang halal. yang terpenting dalam Islam high harta, bukan kuantiti harta. Ini tidak bererti Islam tidak menyuruh umatnya untuk kaya. Dalam riwayat Imam Muslim di dalam bab sadaqoh, Rasulullah SAW pernah bertemu dengan seorang sahabat yang berdoa mengangkat tangan. “Kamu berdoa sudah bagus”, kata Nabi SAW, “Namun sayang makanan, minuman dan pakaian dan tempat tinggalnya didapati secara haram, bagaimana doanya dikabulkan”.
Berbahagialah menjadi orang yang hartanya halal kerana doanya sangat mudah dikabulkan Allah. Harta yang halal juga akan menjauhkan syaitan dari hatinya, maka hatinya semakin bersih, suci dan kukuh, sehingga memberi ketenangan dalam hidupnya. Maka berbahagialah orang-orang yang selalu dengan teliti menjaga kehalalan hartanya.
Keenam, semangat untuk memahami agama.
Semangat memahami agama diwujudkan dalam semangat memahami ilmu-ilmu agama Islam. Semakin ia belajar, semakin cinta ia kepada agamanya, semakin tinggi cintanya kepada Allah dan rasul-Nya. Cinta inilah yang akan memberi cahaya bagi hatinya. Semangat memahami agama akan meng “hidup” kan hatinya, hati yang “hidup” adalah hati yang selalu dipenuhi cahaya nikmat Islam dan nikmat iman. Maka berbahagialah orang yang penuh semangat memahami ilmu agama Islam.
Ketujuh, umur yang barokah.
Umur yang baroqah itu ertinya umur yang semakin tua semakin soleh, yang setiap detiknya diisi dengan amal ibadah. Umur yang dalam kesehariannya selama 24 jam adalah menjadi nilai ibadah. Seseorang yang mengisi hidupnya untuk kebahagiaan dunia semata-mata, maka hari tuanya akan diisi pada bagaimana caranya menikmati sisa hidupnya, maka ia pun sibuk berangan-angan terhadap kenikmatan dunia yang belum ia sempat rasakan, hatinya kecewa bila ia tidak mampu menikmati kenikmatan yang diangankannya. Sedangkan orang yang mengisi umurnya dengan banyak mempersiapkan diri untuk akhirat (melalui amal ibadah) maka semakin tua semakin rindu ia untuk bertemu dengan Allah SWT. Inilah semangat “hidup” orang-orang yang baroqah umurnya, maka berbahagialah orang-orang yang umurnya barokah.
Demikianlah mesej-mesej dari Ibnu Abbas ra. mengenai 7 indikator kebahagiaan dunia.
Tidaklah lebih baik dari yang menulis ataupun yang membaca, kerana yang lebih baik di sisi ALLAH adalah yang mengamalkannya

Rosulullah di UK

VIVAnews - Nama "Muhammad" ternyata paling banyak digunakan untuk nama bayi di London, Inggris, pada tahun 2012. Nama Rasul umat Islam ini bahkan juga jadi yang kedua paling populer dijadikan nama bayi-bayi di seluruh Inggris dan Wales.


Fakta ini termaktub dalam laporan Kantor Statistik Internasional Inggris (ONS), seperti diberitakan harian Expressawal pekan ini. Laporan tahunan tersebut mencantumkan 100 nama depan paling populer bagi bayi lelaki dan perempuan di Inggris.



Nama Muhammad memiliki banyak variasi tergantung aksen penggunanya, di antaranya adalah Muhammad, Mohammed, dan Mohammad. Ketiga nama ini masuk dalam 100 nama paling populer di Inggris.



Ejaan "Muhammad" menempati posisi ke 19 dalam daftar. Sementara "Mohammed" di posisi 26, dan "Mohammad" di posisi 60. Digabungkan jumlahnya, variasi nama ini jadi yang terpopuler di London dan kedua terpopuler di seluruh Inggris dan Wales, dan hanya terpaut tipis dengan "Harry".



Pada tahun 2012, tiga variasi nama "Muhammad" diberikan sebanyak 7.139 kali, hanya terpaut 29 kali di bawah "Harry". Di London sendiri, nama "Muhammad" digunakan untuk lebih dari 1.200 bayi yang baru lahir. Dalam persentase, 13 persen bayi yang lahir tahun 2012 di Inggris menggunakan nama ini.



Tercatat, ada total 729.674 bayi yang lahir di Inggris pada tahun 2012. Ada lebih dari 28 ribu nama pria dan 36 ribu nama wanita yang berbeda untuk bayi-bayi ini. Di antara nama paling populer lainnya adalah George, Alexander, Louis, Jacob, Riley, dan Joshua. Sementara untuk wanita, nama terpopuler adalah Lily, Amelia, Mia, dan Isla.



Meningkatnya jumlah pengguna nama Muhammad ini berjalan seiring dengan melonjaknya angka pemeluk agama Islam di Inggris. Menurut sensus tahun 2011, sebagaimana dilansirDaily Mail, umat Islam di Inggris meningkat dari tiga persen menjadi 4,8 persen atau sekitar 2,7 juta orang. Kebanyakan dari mereka adalah Muslim usia muda, di bawah 25 tahun. (kd)

Rosulullah di USA

VIVAnews - Kisah hidup Nabi Muhammad shallallahu'alaihi wa sallam akan dituangkan dalam bentuk seri dokumenter yang ditayangkan di Amerika Serikat. Ditayangkannya kisah ini untuk meluruskan pemahaman yang keliru soal Rasul umat Islam ini.


Diberitakan Huffington Post, 18 Agustus 2013, kisah kejayaan Muhammad akan ditayangkan oleh stasiun televisi PBS dalam tiga episode, menampilkan cendekiawan-cendekiawan sejarah Islam. Ditayangkan satu jam per episodenya, kisah ini akan mencengangkan publik Amerika yang selama ini salah kaprah.

"Survei oleh Gallup, Pew, dan lembaga lainnya melaporkan, banyak orang Amerika, begitu juga Eropa, bukan hanya tidak paham soal Islam tapi juga ketakutan dan menghakimi populasi Muslim," kata John Esposito, profesor studi Islam di Universitas Georgetown, salah satu narasumber dalam dokumenter yang akan tayang besok, Selasa 20 Agustus 2013.

Menurut Esposito, tayangan ini menampilkan gambaran yang seimbang soal sosok Nabi Muhammad. Selain itu, dokumenter berjudul "Life of Muhammad" ini juga memberikan berbagai macam opini soal aspek yang dianggap kontroversi oleh orang non-Muslim.

Film ini dibuat pada Juli 2011 dan sempat ditayangkan di BBC Two. Pembawa acara dalam film ini adalah Rageh Omaar, jurnalis kelahiran Somalia.

Episode pertama, menampilkan sejarah kelahiran Nabi Muhammad dan pernikahannya dengan istri beliau yang pertama, Khadijah. Episode kedua menitikberatkan pada peristiwa Isra Mi'raj dan perang delapan tahun dengan suku Quraish Mekkah. Sementara episode ketiga soal inti ajaran Islam yang dibawanya, termasuk soal hukum syariah dan konsep jihad. 


Film ini sama sekali tidak menampilkan atau menggunakan aktor untuk memerankan sosok Muhammad. Hal ini sesuai dengan ajaran Islam yang melarang setiap penggambaran fisik sosok Muhammad, demi menghindarkan pada kesyirikan.

Tariq Ramadan, profesor studi Islam kontemporer di Universitas Oxfor, mengatakan dalam film, "Kami tidak pernah mewakilkan atau menggambar sosok Nabi Muhammad". Dalam kesimpulannya di akhir kisah dokumenter tersebut, Omaar mengatakan bahwa Nabi Muhammad "Meninggalkan Arab sebagai tempat yang lebih baik ketimbang sebelumnya." (umi)